Cara Berenang yang Benar

Cara Berenang yang Benar

Konten [Tampil]

Ilustrasi berenang


Berita.hikamfajri.my.id
- Jaga keselamatan Anda saat belajar berenang. Belajar dengan bantuan instruktur atau dengan teman yang pandai berenang. Jangan pernah belajar berenang sendirian, terutama jika Anda benar-benar pemula.



Berenang merupakan olahraga dengan waktu adaptasi yang cukup lama karena tubuh manusia sudah terbiasa dengan aktivitas di darat dan jarang bergerak di air. Selain itu, berenang juga menutupi seluruh otot tubuh sehingga membuat orang yang tidak terbiasa akan mudah lelah.


Sebenarnya, Anda bisa mengapung berkat daya apung air, tapi Anda mungkin perlu membiasakannya terlebih dahulu. Triknya, tempelkan di pinggir kolam. Tarik napas dalam-dalam dan angkat kaki Anda sehingga tubuh Anda telentang.


Namun harus diakui masih banyak orang yang tidak bisa berenang. Alasannya berkisar dari takut tenggelam hingga tidak percaya bahwa dia mungkin mengambang. Tenang, tidak ada kata terlambat. Siapapun bisa berenang, tidak peduli mereka gemuk atau kurus.



Berenang bisa terasa menakutkan jika Anda belum pernah belajar berenang, tetapi siapa pun bisa berolahraga. Bermain di air bisa menyenangkan, dan kemampuan berenang juga bisa menyelamatkan hidup Anda jika pernah terjebak di dalam air. Yang perlu Anda lakukan adalah merasa nyaman di dalam air, mempelajari gerakan awal Anda, dan kemudian mempelajari teknik yang lebih sulit saat Anda siap.


Ada berbagai alat renang yang memiliki kegunaan masing-masing. Kami menganjurkan agar Anda mempersiapkan peralatan karena akan membantu Anda berlatih berenang dengan cepat dan mudah. Misalnya kacamata renang, pakaian renang, jaket pelampung, dan kaki katak.


Posisikan pelampung di depan Anda dengan tangan terentang. Dorong tubuh Anda menjauh dari dinding kolam dengan menghentakkan kaki Anda. Letakkan kaki Anda lurus ke belakang, lalu hantamkan ke dalam air, lakukan tendangan lembut secara bergantian (seperti tendangan gunting). Putar kepala Anda ke samping untuk bernapas. Selesaikan satu trek, istirahat cukup sebelum kembali ke pelatihan.


Apakah artikel ini berguna? Silahkan berikan komentar.

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak.

Lebih baru Lebih lama