Heboh : Perda DKI Tolak Vaksin Covid-19 Terancam Denda Maksimal Rp 5 Juta

Heboh : Perda DKI Tolak Vaksin Covid-19 Terancam Denda Maksimal Rp 5 Juta

Konten [Tampil]

 

Heboh : Perda DKI Tolak Vaksin Covid-19 Terancam Denda Maksimal Rp 5 Juta
Ilustrasi vaksin (Pixabay)

Jakarta - Perda Penanggulangan COVID-19 yang disahkan DPRD DKI dan Pemprov DKI Jakarta menyesuaikan sanksi bagi penolak vaksinasi Corona. Penolak mampu dihukum sanksi denda sampai Rp 5 juta.

Seperti diamati detikcom, Senin (19/10/2020), ketentuan itu tertuang di dalam Perda mengenai Penanggulangan COVID-19 pasal 30. Sanksi tersebut berupa pidana dengan denda maksimal Rp 5 juta. Berikut ini bunyinya:


Pasal 30

Setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan pengobatan dan/atau vaksinasi COVID-19, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah).


Selain soal menolak vaksin, ada sebagian perihal yang dimasukkan ke kategori pidana. Seperti dilarang menolak merintis tes Corona, dilarang mempunyai paksa jenazah pasien probable atau konfirmasi positif, sampai orang terkonfirmasi positif dilarang meninggalkan sarana isolasi atau kesehatan.


Berikut ini pidana dan sanksi denda yang dikenakan seperti tercantum di dalam Perda Penanggulangan COVID Bab XI.


BAB X


KETENTUAN PIDANA


Pasal 29

Setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan Reverse Transcriptase Polymerase Chain Reaction atau Tes Cepat Molekuler, dan/atau pengecekan penunjang yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah).


Pasal 30

Setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan pengobatan dan/atau vaksinasi Covid-19, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah).


Pasal 31

(1) Setiap orang yang dengan sengaja tanpa izin mempunyai jenazah yang berstatus probable atau konfirmasi yang berada di sarana Kesehatan, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah).


(2) Setiap orang yang laksanakan tindak pidana sebagaimana dimaksud terhadap ayat (1) disertai dengan ancaman dan/atau kekerasan, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp7.500.000,00 (tujuh juta lima ratus ribu rupiah).


Pasal 32

Setiap orang terkonfirmasi Covid-19 yang dengan sengaja meninggalkan sarana isolasi atau sarana kesegaran tanpa izin petugas, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah).

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak.

Lebih baru Lebih lama