Ketika ditanya tentang kontribusi milenial, jawaban Ernest Prakasa di mata Najwa, sekakmat Megawati

Ketika ditanya tentang kontribusi milenial, jawaban Ernest Prakasa di mata Najwa, sekakmat Megawati

Konten [Tampil]

 

Ketika ditanya tentang kontribusi milenial, jawaban Ernest Prakasa di mata Najwa, sekakmat Megawati
Komika Ernest Prakasa (Gambar : Wikipedia) 

Berita.hikamfajri.my.id - Ketua Umum PDI-Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mempertanyakan kontribusi penciptaan generasi milenial bagi bangsa dan negara Indonesia.


Video tersebut kembali diputar di acara Mata Najwa, Rabu, 28 Oktober 2020.


Dalam video tersebut, Megawati secara blak-blakan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak memanjakan generasi milenial.


“Saya bilang ke Presiden jangan manja. Katanya generasi kita adalah generasi milenial. Saya mau tanya hari ini, apa kontribusi generasi milenial yang sudah tahu teknologi seperti itu bisa viral tanpa bertatap muka. ? Apa kontribusi Anda untuk bangsa dan negara ini? " katanya saat peresmian virtual kantor DPP PDIP, Rabu, 28 Oktober 2020.


Presiden RI mengungkapkan, aksi unjuk rasa tersebut mengakibatkan rusaknya sejumlah fasilitas umum.



Dia mengakui bahwa demonstrasi diizinkan oleh hukum. Apalagi sejak reformasi, Indonesia telah memasuki iklim demokrasi.


Namun, bukan berarti aksi unjuk rasa tidak boleh merusak.


"Tapi apakah ada, jawab, aturannya adalah [itu] untuk dihancurkan? Tidak di sana. Kalau ada yang bilang 'ada, Bu, di mana dia? Ini, beritahu saya," katanya.


Terkait hal itu, Megawati menyarankan, jika ada kebijakan pemerintah yang dinilai tidak sesuai, sebaiknya diserahkan ke DPR. Tidak benar-benar melakukan demonstrasi.


“Yang mau demo, apa yang demonstrasi? Kalau tidak cocok ke DPR, ada yang namanya dengar pendapat di sana, terbuka terhadap aspirasi,” ujarnya.


Sebelumnya, serangkaian aksi unjuk rasa menentang Omnibus Law dilakukan massa pekerja dan mahasiswa di berbagai daerah. Mereka diketahui telah melakukan audiensi dengan DPR dalam proses penyusunan undang-undang. Namun, hasilnya masih belum sesuai harapan.


Dalam program Mata Najwa, Najwa Shihab kemudian bertanya secara virtual kepada Ernes Prakasa tentang pertanyaan-pertanyaan Megawati.


Ernest menuturkan, sebagai seorang milenial yang sudah memiliki dua orang anak, dirinya tidak berpikir untuk turun ke jalan berdemonstrasi.


Soal kontribusi kaum milenial bagi tanah air, banyak kaum milenial yang berprestasi di kancah internasional, khususnya di sektor industri kreatif.


Misalnya di bidang e-sports Indonesia yang sudah berprestasi di kancah internasional.


“Pembuat film Indonesia juga banyak yang berprestasi. Mungkin Bu Mega lupa dengan industri kreatif ini,” kata Ernest.

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak.

Lebih baru Lebih lama