Puji Pangdam Jaya Copot Baliho, Narji Cagur : Saya Dukung

Puji Pangdam Jaya Copot Baliho, Narji Cagur : Saya Dukung

Konten [Tampil]

 

Puji Pangdam Jaya Copot Baliho, Narji Cagur : Saya Dukung
Foto : Instagram/@narji77

Berita.hikamfajri.my.id - Sunarji Riski Radifan atau lebih dikenal dengan Narji Cagur menarik perhatian publik setibanya di Makodam Jaya pada Senin 23 November 2020 kemarin.


Narji pergi ke Makodam Jaya bersama Intan JR dan Chika Jessica untuk membagikan bunga sebagai simbol apresiasi mereka. Mawar itu diserahkan kepada Pangdam Jay Jayakarta kepada Mayjen Dudung Abdurachman.


Baca juga :


Alasan ketertarikan ketiga artis itu adalah penampilan TNI dan Polri di DKI Jakarta, khususnya pemeriksaan baliho ilegal bergambar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.


“Sebagai warga negara biasa, saya mendukung upaya TNI untuk melindungi NKRI,” kata Narji.


Narji mengatakan masih banyak artis yang ingin bergabung dan mendukung mereka tapi sibuk.


Ketiga artis utama tersebut menjelaskan kepada awak media bahwa kedatangan mereka merupakan wujud empati dan rasa terima kasih kami kepada TNI yang telah memberikan informasi persatuan dan kesatuan NKRI serta protokol kesehatan di seluruh Indonesia, khususnya di Provinsi DKI Jakarta.



“Nanti akan kita bicarakan lagi dengan teman-teman kita yang notabene masyarakat umum untuk memberikan dukungan TNI agar lebih tegas karena masih banyak yang melanggar protokol kesehatan, maka akan mengganggu keamanan masyarakat,” kata Narji.


Akibat aksinya ini, nama Narja mulai populer di Twitter.


Sebagai informasi, baliho bergambar Habib Rizieq sudah banyak ditemukan di berbagai lokasi sejak kembalinya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) ke Tanah Air pada 10 November 2020.



Panglima Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya) Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan, pencopotan papan reklame dilakukan oleh jajarannya.


Dudung bahkan mengatakan, saat ini massa FPI sudah melihat hal tersebut pada pemasangan baliho di berbagai tempat.


“Kalau perlu FPI bubarkan saja! Kok mereka kontrol. Mau kelola sendiri,” kata Dudung Abdurachman.


Berdasarkan penilaian, beberapa baliho Habib Rizieq ditemukan mengandung kalimat provokatif dan seruan revolusi.


Perwira tinggi ini mengatakan telah memberikan perintah kepada anggota Kodam Jaya untuk menertibkan spanduk dan baliho undangan yang provokatif.


“Itu perintah saya, berapa kali Satpol PP diturunkan dan dinaikkan lagi. Jadi siapa yang ada di Republik ini. Ini negara hukum yang taat hukum. Kalau pasang baliho, jelas aturan pembayarannya. pajak, tempatnya ditentukan. Jangan sembarangan., ”ucapnya.


Pernyataan Dudung dari aparat Kodam Jaya membersihkan papan reklame atau baliho yang provokatif dan mengambil tindakan tegas terhadap mereka yang terlibat dalam revolusi.


"Jangan mencoba mengganggu persatuan dan integritas Anda dengan merasa seperti Anda mewakili Muslim," katanya.


Perwira tinggi TNI ini menyayangkan ucapan Habib Rizieq yang menghujat seseorang, padahal kyai atau habib harus menyampaikan perkataan dan perbuatan tertentu.


"Kalau kata-katanya tidak bagus, itu bukan habib. Kalau begitu jangan asal bicara sembarangan. Jaga kata-kata kita." kata Dudung Abdurachman.

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak.

Lebih baru Lebih lama
close